Minggu, 04 Oktober 2015

Audit Jaringan

1.  Audit Server adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian pada server.

2.  Software yang digunakan untuk Audit Server antara lain:

a.  ACL
ACL (Audit Command Language) merukapa software CAAT (Computer Assisted Audit Techiques) yang sudah sangat popular untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
ACL for Windows (Sering disebut ACL) adalah sebuah software TABK (Teknik Audit Berbasis Komputer) untuk membantu auditor dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau pemprosesam data elektronik.
b.  Picalo
Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techiques) seperti halnya ACL yang dapat digunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber. Picalo bekerja dengan mengunakan GUI Front End.
Kegunaannya :
-  Menganalisa data
-  Mengimport file Exceel, CVS dan TSV ke database
-  Analisa event jaringan yang iteraktif
-  Mengimport email
-  Menanamkan control
c.  Powerteech Compliance Assessment
Merupakan audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan membenchmark user acces to data, publick authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator right.
d.  Nipper
Merupakan audit atutomation software untuk mengaudit dan menbenchmark konfigurasi router yang berbasis open source.
e.  Nessus
Merupakan sebuat vulnerability assessment software untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem.
f.  Metasploit
Merupakan sebuah penetration testing tool yang digunakan untuk mencari celah keamanan.
g.  NMAP
Merupakan open source ulity untuk melakukan security auditing untuk mengekspolrasi jaringan, banyak administrator  menggunakan aplikasi ini untuk menemukan banyak fungsi dalam inventori jaringan.
h.  Wireshark
Merupakan apliasi analisa network protocol paling digunakan di dunia yang bisa mencapture data dan secara interaktif menelusuri lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer, berstandarkan de facto dibanyak industry dan pendidikan.

3.  Fungsi Sharing Device adalah untuk menghemat waktu dan tenaga dapat mengirim file dari suatu komputer secara langsung ke komputer lain dalam suatu jaringan. Contoh : Printer (dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam suatu jaringan)

4.  Komponen/Peripheral yang di share :
- Printer
- Harddisk
- Scanner
- Floppy disk drive
- CD ROM drive
- Folder

5.  Sharing di Windows XP

a.  klik kanan folder yang akan dibagikan ,pilih sharing and security
b.  apabila komputer belum melakukan sharing folder, maka langkah no 3 dan 4 apabila komputer pernah komputer pernah melakukan sharing folder, maka lanjutkan ke langkah 5
c.  klik link “if you understand the security...”
d.  pilih just enable sharing, kemudian klik ok
e.  cheklist share file folder on the network, lalu ok
f.  jika diinginkan komputer lain boleh mengedit file di shared, maka checklist juga allaw network users to change my files.

6.  Cara Share di Windows 7

a. Buka Windows Explorer, pilih dulu folder mana yang ingin kamu share. Kemudian klik kanan pilih share with > Specific people.
b.  Akan muncul jendela file sharing. Di bagian ini kamu tambahkan user Everyone, kemudian klik Add. Setelah user Everyone masuk dalam daftar, klik share.
c. Setelah itu akan dapat konfirmasi "Your Folder is Shared", kemudian klik done.

7.  Cara Share di Windows 8

a. Buka Windows Explorer, pilih dulu folder mana yang ingin kamu share. Kemudian klik kanan pilih share with > Specific people.
b.  Akan muncul jendela file sharing. Di bagian ini kamu tambahkan user Everyone, kemudian klik Add. Setelah user Everyone masuk dalam daftar, klik share.
c. Setelah itu akan dapat konfirmasi "Your Folder is Shared", kemudian klik done.

8.  Permasalahan yang terjadi ketika sharing folder
MASALAH
# masalah 1 = menerima pesan kesalahan “akses ditolak”
# masalah 2 = tidak dapat mengakses, mengedit, menyimpan/menghapus file / folder
# masalah 3 = tidak dapat membuka folder setelah menginstall
SOLUSI
# masalah 1 = dengan mengubah izin file/folder
Klik kanan file/folder kemudian property
Klik tab keamanan
Dibawah nama group/pengguna, klik nama anda untuk melihat izin
Klik edit, kemudian klik kotak centang untuk izin, lalu klik ok
# masalah 2 = Dengan mengenkripsi file
Tekan lama/klik kanan file, lalu ketik/klik propertise
Ketik/klik tab umum, lalu ketik/klik lanjut
# maslah 3 = memulihkan file/folder windows  o.ld

9.  Beberapa serangan logik pada system keamanan jaringan computer :

a. Packet sniffer : suatu device, baik perangkat lunak maupun perangkat keras yang    digunakan untuk memperoleh informasi yang melewati jaringan komputer.
b. DDOS : jenis serangan yang tujuannya adalah mencegah pengguna yang sesungguhnya menikmati layanan yang diberikan server.
c. Ip spoofing : serangan teknis yang rumit yang terdiri dari beberapa komponen
d. DNS forgery: sebuah metode penipuan terhadap data-data DNS yang penyerang membuat DNS palsu kesebuah website dialihkan ke website lain.

10.  Macam – macam kabel yang digunakan pada jaringan komputer

a. Kabel coaxial
Ini merupakan kabel jaringan komputer yang memiliki tampilan fisik terdiri dari kawat tembaga sebagai inti, yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktor luar. Kemudian pembungkusnya menggunakan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator paling luar.
Kabel Coaxial umumnya digunakan sebagai kabel jaringan komputer untuk topologi bus dan ring, tetapi beberapa produk LAN di jaman yang modern ini kebanyakan sudah tidak lagi mendukung koneksi kabel Coaxial. Pasalnya kekurangan yang bisa ditemukan dari kabel jaringan komputer yang satu ini adalah jangkauan dan keandalannya yang sangat terbatas. Terlebih lagi sejak kehadiran kabel Twisted Pair yang dianggap lebih efisien dan fleksibel, alhasil kabel jaringan Coaxial cenderung ditinggalkan.
b. Kabel twisted pair
Ini merupakan kabel jaringan komputer yang memiliki tampilan fisik terdiri dari pasangan-pasangan kabel yang disusun secara berlilitan atau membentuk spiral. Kabel Twisted Pair ini dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kabel FTP (Foiled Twisted Pair) dan kabel STP (Shielded Twisted Pair).
Meskipun secara umum kabel UTP, FTP dan STP memiliki susunan kabel yang sama, namun terdapat perbedaan material dan bahan pembungkus yang digunakan sehingga memberi dampak yang berbeda pula dari segi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki masing-masing kabel.
Kabel UTP sesuai dengan namanya (Unshielded) tidak dibekali dengan lapisan pelindung berupa alumunium foil sehingga rentan terhadap radiasi medan magnet atau voltase yang tinggi. Sementara kabel FTP dan kabel STP dibekali dengan pelindung (Shielded) sehingga memiliki kemampuan lebih untuk bertahan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekeliling kabel.
Adanya perbedaan harga dan material yang digunakan membuat ketiga kabel tersebut memiliki penggemarnya masing-masing ketika digunakan sebagai kabel untuk jaringan komputer. Hanya saja kabel UTP menjadi yang paling populer dibanding kabel FTP dan kabel STP karena harganya lebih murah serta material yang tipis dan lunak sehingga lebih mudah dalam proses instalasinya.
Kelebihan yang dimiliki oleh kabel UTP tersebut tak hanya membuatnya lebih sering digunakan ketimbang kabel FTP dan STP saja, melainkan juga menjadi salah satu faktor kenapa kabel jenis ini lebih populer dibandingkan dua jenis kabel jaringan lainnya seperti kabel Coaxial dan kabel Fiber Optic.
c. Kabel fiber optik
Ini merupakan kabel jaringan komputer yang boleh dikatakan sebagai model yang dibuat dengan teknologi paling baru. Karena lebih canggih ketimbang dua jenis kabel jaringan komputer lainnya (Coaxial dan Twisted Pair), tak aneh jika kabel Fiber Optic memiliki segudang kelebihan yang salah satunya yakni kemampuan dalam hal transfer data yang terbilang sangat cepat.
Kabel Fiber Optic awalnya ditujukan untuk jaringan backbone (Tulang Punggung) seperti yang dapat ditemukan pada instalasi jaringan besar di perusahaan multinasional yang membutuhkan kecepatan lebih dalam dan lebih cepat, atau tempat-tempat besar lainnya yang butuh konsep perancangan jaringan komputer untuk antar lantai atau antar gedung.
Namun seiring dengan kemajuan jaman, belakangan ini penggunaan kabel Fiber Optic untuk jaringan biasa seperti LAN, WAN ataupun MAN sudah jamak ditemukan karena dianggap dapat menyuguhkan performa yang lebih baik dibandingkan kabel jaringan komputer lainnya.
Terlepas dari banyak kelebihan yang dimilikinya, tetap saja kabel jaringan komputer yang satu ini belum mampu mengalahkan tingkat popularitas kabel Twisted Pair karena harga kabel Fiber Optic sendiri cenderung sangat mahal sehingga jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke bawah, belum lagi biaya instalasinya yang juga tidak murah karena dibutuhkan penanganan dan peralatan-peraltan yang khusus pula.

0 komentar:

Poskan Komentar